Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru…
TRIBUN-VIDEO.COM – Laga Brasil vs Jepang menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel kedua tim akan berlangsung di Stadion NRG, Houston, Texas, Selasa (30/6/2026) pukul 00.00 WIB.
Brasil datang dengan status juara Grup C, sedangkan Jepang lolos sebagai runner-up Grup F. Pemenang pertandingan ini akan menghadapi pemenang duel Pantai Gading kontra Norwegia pada babak 16 besar.
Meski Brasil masih lebih diunggulkan, performa impresif Jepang sepanjang turnamen membuat pertandingan diprediksi berlangsung sengit.
Football Enthusiast, Agung Iqbal Ramadhan menilai bahwa keberhasilan Jepang melaju ke babak 32 besar karena penampilan konsisten dan dan mentalitas yang kuat di dalam tim.
“Hanya Jepang yang mengalami peningkatan secara signifikan dari pola permainan, agresifitas,” kata Agung dalam podcast Super Taktik Tribunnews yang bertajuk “Babak Baru Piala Dunia 2026: Eropa Saling Jegal, Argentina Mulus?” di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah pada Minggu (28/6/2026) malam.
“Mereka itu negara Samurai, negara harakiri, mereka pasukan kamikaze (saya sebut) memang dari dulu seperti itu, mentalitas bertarung yang konsisten mereka jaga,” tambahnya.
Tim asuhan Carlo Ancelotti sempat mengawali Piala Dunia dengan hasil kurang memuaskan setelah ditahan Maroko 1-1 pada laga pembuka Grup C.
Namun, Selecao langsung bangkit dengan dua kemenangan meyakinkan 3-0 atas Haiti dan Skotlandia. Hasil tersebut memastikan Brasil finis sebagai juara grup berkat keunggulan selisih gol atas Maroko.
Ketajaman lini depan menjadi senjata utama Brasil. Vinicius Junior tampil luar biasa dengan selalu mencetak gol di setiap pertandingan fase grup, sementara Matheus Cunha juga menunjukkan performa tajam sebagai ujung tombak.
Tak hanya produktif, lini belakang Brasil juga mulai menunjukkan kestabilan. Setelah sempat kebobolan dalam enam pertandingan beruntun sebelum turnamen, Alisson berhasil mencatat dua clean sheet berturut-turut melawan Haiti dan Skotlandia.
Ancelotti diperkirakan tidak akan melakukan banyak perubahan pada susunan pemain. Absennya Raphinha yang masih dibekap cedera hamstring membuat wonderkid Bournemouth, Rayan, kembali dipercaya mengisi sektor sayap kanan.
Kombinasi Vinicius Junior, Lucas Paqueta, dan Matheus Cunha di lini depan diharapkan kembali menjadi pembeda dalam laga hidup-mati tersebut.
Meski hanya finis sebagai runner-up Grup F setelah bermain imbang 1-1 melawan Swedia pada laga terakhir, Jepang tetap layak disebut sebagai salah satu kuda hitam Piala Dunia 2026.
Tim asuhan Hajime Moriyasu tampil solid sepanjang turnamen. Mereka hanya kebobolan tiga gol dalam enam pertandingan terakhir di semua ajang, menunjukkan organisasi pertahanan yang sangat disiplin.
Kiper Zion Suzuki juga tampil konsisten sebagai benteng terakhir Samurai Blue, termasuk saat melakukan sejumlah penyelamatan penting melawan Swedia.
Kepercayaan diri Jepang semakin meningkat karena mereka pernah mengalahkan Brasil 3-2 dalam laga persahabatan pada Oktober tahun lalu. Kemenangan itu menjadi yang pertama sepanjang sejarah pertemuan kedua negara.
Namun, Jepang juga memiliki pekerjaan rumah besar. Mereka belum pernah memenangkan pertandingan fase gugur Piala Dunia sejak pertama kali tampil pada edisi 1998.
Cedera juga sedikit mengganggu persiapan Samurai Blue. Takefusa Kubo masih diragukan tampil akibat masalah lutut, sedangkan kondisi Ko Itakura terus dipantau setelah mengalami cedera saat menghadapi Swedia.
Meski demikian, Daizen Maeda, Ayase Ueda, dan Daichi Kamada diyakini tetap mampu memberikan ancaman bagi pertahanan Brasil.
https://www.tribunnews.com/superskor/7847766/prediksi-skor-brasil-vs-jepang-samurai-blue-punya-mental-petarung-selecao-wajib-waspada?page=2
(Tribun-Video.com)
VP: RAMA(MAGANG)
Uploader : Wening Cahya Mahardika
#football #worldcup2026 #fifaworldcup2026

NIHON2020.COM